Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Agustus 2018

Menikmati Sirup Tjap Buah Tjampolay di Hari Raya Idul Adha






Kadipaten - Hari ini merupakan hari raya Idul Adha dimana umat Islam merayakan hari raya Idul Adha denganberkurban di masjid-masjid terdekat. bersamaan dengan hari raya Idul Adha di Indonesia, jamaah haji yang saat ini berada di Arab Saudi melaksanakan puncak ibadah haji yaitu dengan wukuf di Arafah.

Nah, bagi umat Islam di Indonesia yang tidak melaksanakan ibadah haji, setelah sholat Ied bergegas menyembelih qurban untuk nantinya dibagikan kepada masyarakat sekitar agar dapat menikmati daging sapi atau pun daging kambing.

Sirup Tjap Buah Tjampolay Nikmat Rasanya


Pada hari raya Idul Adha ini saya mencoba menyajikan minuman sirup Buah Tjap Buah Tjampolay Khas Cirebon yang memiliki 12 varian rasa diantaranya Asam Jeruk, Lecy, Cocopandan, Coffe Mocca, Jambu, Kopyor, Pisang Susu, Frozen Roos, Melon, Mangga Gedong, Durian dan jeruk nipis.

Sirup Tjap Buah Tjampolay ini didirikan sejak 11 Juli 1936, sungguh kalo menurut saya ini merupakan Sirup Legend karena sudah 82 Tahun Sirup ini memwarnai Indonesia khususnya Kota Cirebon yang memproduksi Sirup Tjap Buah Tjampolay ini.

Dari ke-12 varian rasa yang ada, saya memilih untuk membeli sirup Tjampolay dengan rasa Asam Jeruk di Pasar Swalayan 17 Kadipaten. Rasa buah yang nikmat dengan gula asli tanpa bahan pengawet menjadikan sirup ini nikmat dan sangat digemari para pecintanya yang tersebar luas di Indonesia.

Menurut saya rasa sirup ini sangat nikmat tidak seperti sirup lain pada umumnya, dengan penyajian air putih yang pas ditambah dengan dinginnya es, wah ini bener-bener bikin tenggorokan plong.

Yuk, yang mau merasakan nikmatnya Sirup Tjap Buah Tjampolay oleh-oleh khas Cirebon ini sangat mudah didapatkan kok banyak yang jual di Tokopedia, Bukalapak atau di IG juga ada  .

Sabtu, 18 Agustus 2018

Meriahnya Pawai Kemerdekaan HUT RI Ke-73 di Kecamatan Kadipaten

Kadipaten - Perayaan HUT RI ke-73 di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, sangat meriah dan antusias warganya. Kecamatan Kadipaten menggelar pawai kemerdekaan yang bertempat di Lapang Sedar dengan melibatkan warga Desa yang berada di Kadipaten diantaranya, Desa Liangjulang, Desa Heuleut, Desa Pagandon, Desa Karangsambung, Desa Cipaku, Desa Kadipaten dan Desa Babakan Anyar.

Pawai yang dimulai dari Lapang Sedar menuju Surya Kadipaten ini dilombakan dan masing-masing desa menampilkan kreatifitas seni yang tinggi dalam merayakan kemerdekaan HUT RI Ke-73 ini. Ada yang membuat pesawat dari kertas semen, ada kelompok usaha tani, kreatifitas anak kecil membuat tembakan,

Cator ini dihias dengan penuh kreatifitas

Olahraga Balap Perahu

Kompaknya Ibu-Ibu Berkaos Merah Putih





KWT HARUMANIS

Kujang

Pawai yang digagas oleh Kecamatan ini tentu akan memberikan efek yang positif  untuk warga masyarakat yaitu mengenang jasa para pejuang bangsa kita yang telah berhasil merebut Indonesia dari penjajah pada masa itu.

Indonesia MERDEKA !!!

Pawai Kemerdekaan ini dikawal oleh anggota kepolisian dan TNI khususnya Koramil 1717/Kadipaten dan Polsek Kadipaten yang telah membantu mengamankan pawai kemerdekaan di Kadipaten, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Baca Juga :

Sudah Tak viral lagi, Es Kepal Milo Kadipaten Masih Tetap Buka









Kamis, 16 Agustus 2018

Jalan Gandu Menuju Balida Mulus, Ini Penampakannya

Jalan Penhubung Desa Gandu-Balida Kabupaten Majalengka

Desa Gandu dan Desa Balida merupakan daerah yang terletak di wilayah Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, dua desa ini terhubung dengan sebuah jembatan. Beberapa bulan yang lalu saya pernah ke desa Gandu untuk menawarkan sebuah produk ke warung-warung yang ada disana, Alhamdulillah baru pertama kali ke daerah tersebut langsung closing.

Ada yang menarik, ketika itu saya coba menelusuri jalan menuju Desa Balida, saat itu memang jalannanya masih kurang baik, berlubang dan banyak debu. Saat itu saya mengendarai motor vario, perlahan-lahan sampai tujuan.

Saat tadi pagi Kamis (16/08/2018) saya ke Desa Balida ternyata jalan penghubung tersebut sudah diaspal sangat mulus dan enak saat mengendaria sepeda motor. Tentunya dengan adanya perbaikan jalan tersebut mampu meningkatkan perekonomian warga setempat serta memudahkan dan melancarkan warga untuk berpergian menuju tempat tujuannya.

Semga kedepannya jalan tersebut terus baik dan tidak cepat rusak. Hal ini akan berdampak semakin pesatnya kemajuan yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka, khususnya Desa Gandu, Desa Balida dan sekitarnya.

Salam dari penulis artikel

Galih